loading...

Benarkah Awalnya Bumi dan Langit itu Bersatu????

Dalam kehidupan kita sehari-hari sering terdengar kata-kata “Bagaikan Langit dan Bumi”. Dimana kata-kata tersebut digunakan untuk menggambarkan perbedaan yang sangat jauh antara satu sama lainnya. Mungkin banyak diantara kita yang tidak tahu atau pernah menyangka bahwa pada awalnya langit dan bumi itu merupakan satu kesatuan. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya teori dan pendapat yang menyatakan tentang proses penciptaan alam semesta ini, salah satu diantaranya yang cukup terkenal yaitu teori Kabut atau Nebula.
Berdasarkan pengamatan teori ini dengan jelas menunjukkan bahwa pada suatu masa seluruh alam semesta masih berupa 'gumpalan asap' (yaitu komposisi gas yang sangat rapat dan tak tembus pandang. Hal ini merupakan sebuah prinsip yang tak diragukan lagi menurut standar astronomi moderen. Para ilmuwan sekarang dapat melihat pembentukan bintang-bintang baru dari peninggalan gumpalan asap' semacam itu.


Bintang-bintang yang berkilauan yang kita lihat di malam hari, sebagaimana seluruh alam semesta, dulunya berupa materi 'asap' semacam itu.
Kebenaran darai teori astronomi diatas dipertegas dengan Firman Allah di dalam Al Qur'an:
ثُمَّ اسْتَوَىٰ إِلَى السَّمَاءِ وَهِيَ دُخَانٌ
Kemudian Dia menuju kepada penciptaan langit dan langit itu masih merupakan asap,... (QS: Al Fushshiilat, 41: 11)

Karena bumi dan langit di atasnya (matahari, bulan, bintang, planet, galaksi dan lain-lain) terbentuk dari 'gumpalan asap' yang sama, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa matahari dan bumi dahulu merupakan satu kesatuan. Kemudian mereka berpisah dan terbentuk dari 'asap' yang homogen ini. Allah telah berfirman:
أَوَلَمْ يَرَ الَّذِينَ كَفَرُوا أَنَّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ كَانَتَا رَتْقًا فَفَتَقْنَاهُمَا
Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. (Al Anbiya, 21:30).

Menurut Dr. Alfred Kroner adalah seorang Profesoar Geologi terkemuaka pada Institute of Geosciences, Johannes Gutenberg University, Mainz, Jerman. "Jika menilik tempat asal Muhammad... Saya pikir sangat tidak mungkin jika ia bisa mengetahui sesuatu semisal asal mula alam semesta dari materi yang satu, karena para ilmuwan saja baru mengetahui hal ini dalam beberapa tahun yang lalu melalui berbagai cara yang rumit dan dengan teknologi mutakhir. Inilah kenyataannya." Ia juga berkata: "Seseorang yang tidak mengetahui apapun tentang fisika inti 14 abad yang lalu, menurut saya, tidak akan pernah bisa mengetahui, melalui pemikirannya sendiri, bahwa dulunya bumi dan langit berasal dari hal yang satu."
Dengan demikian rasanya tidak ada lagi alasan bagi manusia untuk tidak mempercayai Muhammad SAW, sebagai Rosul Allah, Al-Qur’an sebagai kitab Allah. Jadi bersyukurlah wahai manusia yang telah diberikan nikmat hidayah, iman dan islam dari Allah Yang Maha Pencipta. Ilmu pengetahuan dan Teknologi Modern yang dipuja-puja sekarang ini hanyalah setitik debu  di padang pasir. Jadi tidak ada alasan apapun untuk kita bersikap sombong dan tidak bersyukur.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Benarkah Awalnya Bumi dan Langit itu Bersatu???? "

Posting Komentar